Minggu, 26 Oktober 2008

Botou...., oh Botou....

Minggu, 26 Oktober 2008, malam ini di aula Universitas HKBP Nommensen sebuah kisah tragis akan terulang lagi setelah tahun sebelumnya digemparkan oleh pembunuhan yang didalangi Guru Saman. Malam ini, akan dikisahkan lagi riwayat seorang gadis cantik yang selalu dirundung kesedihan akibat ulah botounya dan akhirnya menjelma menjadi sebatang pohon enau. Puang Boru Sobou,  sebuah pementasan opera Simalungun yang dipentaskan berdasarkan turi-turian Simalungun.

Selain menampilkan kebolehannya dalam mementaskan drama karya sutradara Kh. Ibra Harahap ini, para seminaris juga akan mempertunjukkan jiwa seninya melalui seni musik yang ditangani oleh bapak Panjotik Silaen dan bapak Fernandus Sinaga. Hmmm, bagi anda yang gemar marmitu, akan ada sebuah kejutan bagi anda nanti malam. Apa kejutannya? Yang jelas jika sudah diberitahu sebelumnya pasti bukan kejutan lagi namanya.

Jadi, bagi anda para pencinta budaya, khususnya budaya Simalungun, malam ini Seminari Menengah Pematangsiantar Christus Sacerdos, yang didukung oleh SMA Budi Mulia dan SMA Bintang Timur , akan mencoba memuaskan dahaga anda akan kehadiran budaya tradisional.

Selamat menyaksikan persembahan kami, horas ma bai na siam!!! (paunk)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar