Rabu, 07 Maret 2007

REMAJA YANG DEWASA

Saya diminta oleh redaksi majalah ini untuk menulis tentang remaja yang dewasa. Karena saya tahu bahwa pembaca majalah ini kebanyakan para siswa seminari menengah, maka saya coba membuat tulisan ini dalam konteks pendidikan di seminari menengah pula. Isi tulisan ini dibuka dengan membahas tujuan pendidikan seminari menengah, dan kemudian memaparkan ciri-ciri remaja yang dewasa dalam arti psikologis dan kristiani, yang menjadi tujuan pendidikan di seminari menengah.

Pendidikan Seminari Menengah

Ketika membela thesis saya yang berjudul ‘A Cross-cultural Comparison of the Motivations of Adolescents Entering Minor Seminary,’ salah seorang penguji meragukan perlunya mempertahankan lembaga pendidikan seminari menengah sebagai tempat pendidikan calon imam. Menurutnya, masa remaja (12-18) adalah masa pancaroba. Disebut masa pancaroba karena saat itu seorang anak mengalami perobahan besar secara fisik, cognitive, psiko-sosial, dan moral. Pada masa tersebut, mereka membutuhkan pendamping atau pembimbing yang bisa mengerti akan diri mereka. Pembimbing yang terbaik tentunya adalah orangtua mereka sendiri. Selanjutnya penguji saya itu juga berkata, mendidik seseorang menjadi calon imam secara dini bisa menghambat pertumbuhan aspek-aspek kepribadian lain yang sangat penting dimiliki, yakni otonomi, seksualitas, dan realisme. Bahkan penguji saya itu berkata, “We have priests whose feet do not touch the ground.”

Minggu, 04 Maret 2007

The Power Of Laugh

Ella Wheeler Wilcox said that laugh so that world will be laugh with you. This Ella’s word is a good word to abbreviate that laughter is important, so beautiful and interested.
In this time I want to tell you about the power of laugh, which always you hear but never you understand.
Like Ella said before that laugh so that world will laugh with you. It’s true! Laughter will make your family more happy, to reach your healthy, and it shall increase your new friends, laughing can create happier life, pure, and spirited.

ALAM KEDEWASAAN ROHANI

OLEH: R.Imando
Syntaxis A

Berbicara tentang “kedewasaan rohani” tidak bisa lepas dari “hidup rohani”. Karena kedewasaan rohani merupakan gambaran kematangan pribadi dalam hal-hal berbau rohaniah. Dan hal-hal rohaniah itu sendirilah yang terkandumg dalam hidup rohani. Artinya kedewasan rohani adalah perwujudan dari kematangan seorang yang menghidupi hidup rohani.
Dalam perkembangan jasmani, kita dapat melihat atau merasakan proses untuk mencapai kedewasaan itu. Misalnya perubahan bentuk tubuh dan peraliahan suara, saat seseorang berada dalam tahapan akil balik. Berbeda dengan kedewasaan rohani. Orang yang telah dewasa- rohani, tidak ada gejala ril dalam fisiknya.

Sabtu, 03 Maret 2007

CHALLENGE

I have ever seen a TV program which title is challenge. This program needs courage of effort from the people at the surroundings to follow it as a participant and do something and perhaps they have never done, for example: climbing mountain side, eating very pungent one kilogram and etc, and who succeed to do it will be the winner and get some money. Many people in that place watch the program, but only a few people have courage to do it.
In our daily life we often face things we have never met before or a challenge. Well, when you are facing a challenge, how is your reaction, will you face it, or avoid it?. Certainly will face and subjugate it, but in fact most of us avoid it. Now, I will explain to you what is a challenge, and what we must do. So that we can face and subjugate the challenge.

Jumat, 02 Maret 2007

Kronik Kompetisi Volley

Selasa, 27 Februari 2007
Warga Seminari boleh berbangga atas lolosnya tim Volley Seminari ke Semifinal Kompetisi bola volley tingkat Pelajar se-Pematangsiantar.
Pukul 16.30 WIB pejuang Seminari mulai menunjukkan batang hidungnya di GOR Pematangsiantar, bersiap untuk memperjuangkan almamater-nya pada event ini, berhadapan dengan SMK Taman Siswa. Seakan tak mau kalah, para supporter pun bergegas menuju GOR, mendukung tim yang dibanggakan. Mungkin orang yang melihat para supporter itu bertanya dalam benaknya, "Mereka ini, ada apa ya? Koq, semuanya pada senyum?" Para seminaris sedang sibuk dengan pikirannya sendiri, mengarang cerita yang tak jauh beda dengan supporter tim lain. Begitukah nantinya?

Karena satu dan lain hal terjadi sesuatu di luar dugaan tim Seminari. Pertandingan SMA SEMINARI vs SMK TAMSIS akhirnya diadakan kira-kira pukul 20.00 WIB. Kalau sudah jam segini, apa yang biasanya terjadi? Orkestra pun dilantunkan di perut. Tapi tak apa, spirit harus tetap membara!

Kamis, 01 Maret 2007

Perpustakaan Seminari Juara II



Hari ini, tgl 28 Februari 2007, diumumkan bahwa Perpustakaan Seminari meraih juara II perpustakaan sekolah terbaik di kota Pematangsiantar dalam perlombaan perpustakaan sekolah tingkat SLTP/SMA tahun 2006. Perlombaan ini diadakan oleh Perpustakaan Kota Pematangsiantar bekerja sama dengan Pemerintah Kota. Juara I adalah SMK Negeri 3, juara II SMA Seminari, juara III SMA Budi Mulia, Harapan I SMP Negeri 2, Harapan II SMK Negeri 2, dan Harapan III SMA Kalam Kudus. Atas kejuaraan ini, Seminari berhak menerima sebuah piala dan sejumlah buku. Pada tahun 2007, Perpustakaan Seminari diikutsertakan dalam lomba perpustakaan sekolah tingkat provinsi. Penilaian akan diadakan antara bulan Maret-Agustus 2007. Ayoo… Seminari…… masih ada waktu untuk berbenah. (DE)