Sabtu, 11 Agustus 2007

14 Juli 2007

Pace e bene

‘Multum in Pauco’ (=Sedikit tapi bermutu)demikian kata-kata yang terpampang di depan gedung Seminari, seakan menantang siapa pun yang mampu membacanya.




Para seminaris rindu bersua kembali, berjuang demi menggapai cita, menjawab panggilan Tuhan dalam hidup mereka. Rangkaian tantangan telah menunggu para seminaris dalam rangkaian kegiatan dalam kalender tahun ini. Apakah masih bertahan?


Ups, ada wajah-wajah baru sedang nongol di gedung Seminari. Ada apa ya? Tepat! Tahun ajaran baru akan segera di mulai. Jadi hari ini para siswa harus kembali ke asrama Seminari. Jumlah pendatang baru ternyata cukup banyak, 74 orang. 74 orang pejuang baru kita ini berasal dari berbagai kota, propinsi, latar belakang, budaya dan tabiat, tapi sama dalam satu hal, yaitu ingin menjadi imam!!! Mereka adalah yang terpilih dari sekian ratus yang ikut test masuk Seminari. It means, bukan sembarang orang donk. Ceritanya, seorang seminaris adalah superhuman yang dituntut survive dalam menjawab berbagai syarat yang akan membentuk para pejuang menjadi extraordinary gentlemen bagi Tuhan dan sesama. That’s why, readers, please have a seat and katupkan tangan mohon doa bagi para pejuang yang mempercayakan masa depan mereka, untuk kita … umat-Nya di Seminari Menengah Christus Sacerdos. Sebuah cerita baru saja dimulai.

Pax Christi semper Nobiscum… (heri_de.pung)

1 komentar:

  1. begitu banyak yang ingin kuperbuat bagimu seminari. tetapi saya mengalami keterbatasan tenaga untuk membuatmu selalu tersenyum kepada semua orang. salah satunya yaitu kerendahan hatimu yang belum bisa saya tiru darimu.

    BalasHapus