Sabtu, 09 Juni 2007

Harapan Di Tepian Bulan

Hawa dingin menusuk-nusuk kulitku


Hingga ke tulangku….


Angan-angan cinta kutenun dibenakku


Juga di relung hatiku….


 


Mataku memandang, memandang fana


Pikirku melayang, melayang ke angkasa


Semua ini menyata di malam kala


Ketika rembulan tertawai duka


 


Sepuluh menit tak terasa berlalu


Tak kurasa, mataku sembab menahan pilu


Kembali kupandang rumah roboh yang membisu


Di sana bapa mamaku terbujur kaku


 


Kini semua terhembus sudah oleh angin buritan


Asa anganku telah robek oleh taring-taring keganasan


Harapan hidup di tepian bulan


Kini tinggal kenangan, tak terlukiskan


 




Karya : Kaisar.O.Sihombing, Probatorium-A



Tidak ada komentar:

Posting Komentar