Sabtu, 09 Juni 2007

Langit Cinta

 


Ingin kumulai dari awal?


Ingin kukembali dulu?


Tapi……..


Dayaku tidak bisa


 


Kesendirianku meratapi kesedihanku


Semuanya sia-sia


Hanya langit bersamaku


Hanya bintang penerangku


Hanya bulan memperhatikanku


 


Air mata ini, kubuang dengan sia-sia


Karena tak ada harapanku


Aku hanya bisa tertunduk melihat bayangku


 


Oh langitku


Apa yang harus aku lakukan?


Apa yang membuat semua ini terjadi?


Siapa yang salah?


 


Bila haus kau beri aku hujan


Bilaku kedinginan kau beri aku terikmu


Sekarang?


Berilah dia kembali


tanpanya kakiku terasa lumpuh


tanganku terasa beku


mataku buta


semuanya hilang tanpanya


tak dapat kulupakan kejadian itu


membunuhku!


Memporakporandakan!


Memporakporandakan!


Langit cinta, kau beri aku cinta sekali lagi


Tak akan ada mahligai itu lagi


Aku akan buat hari-hariku


Merah seperti mataharimu


Putih seperti bulanmu dan bintangmu


Sejuk seperti anginmu!


 


By: Martin P. Purba, Syntaxis IPA 2006-2007

Tidak ada komentar:

Posting Komentar